Aku yang larut dalam dilema kehidupan
Yang lemah akan kebahagiaan
Mencoba lepas dari duri-duri menyakitkan
Yang mencengkram jiwa
Batinku tertekan oleh keadaan
Berusaha mengurangi dengan doa
Menyejukkan dengan air wudlu
Menginginkn hari esok lebih baik
Lidah yang membeku tak mampu berbicara
Hanya air mata yang menetes berlahan
Perihnya luka ini tak tertahan
Saat ku tak bisa trima keadaan
Bahwa di sini aku harus mengerti
Dan selalu memahami
Di temani rintikan hujan
Yang menambah kepedihan